Sistem Memanfaatkan Limbah Bulu Ayam

Dalam informasi Sabung ayam Online kali ini ; Selama ini dan kebanyakan orang mengetahui limbah bulu ayam senantiasa berakhir di daerah pembuangan sampah atau dibakar. Tetapi di tangan seorang yang kreatif dan punya harapan serta keahlian limbah bulu ayam bisa disulap menjadi sebagian produk yang berguna. Berikut 4 metode memanfaatka limbah bulu ayam menjadi barang yang berguna:

1.  Tasdik asal Subang Membikin Kaligrafi Dari Bulu Ayam (wacana sabung ayam)
Siapa sangka bulu ayam yang dianggap kebanyakan orang tak berguna, justru sengaja dicari oleh Tasdik berusia 67 tahun warga perumahan Depag, kelurahan Cigadung, kecamatan Subang, Subang. Di tangan Tasdik yang yaitu pensiunan pegawai negeri sipil ini limbah bulu ayam disulapnya menjadi karya seni kaligrafi yang bernilai tinggi. Perlengkapan yang diperlukan malahan cukup simpel, yaitu penggaris, pinsil, tali, perekat kayu dan triplek sebagai media kaligrafi. Dan bulu ayam sebagai bahan utama. Progres pembuatan kaligrafi bulu ayam ini cukup gampang, namun sepatutnya mempunyai keahlian dalam melukis kaligrafi.

Mulanya Tasdik membikin pola kaligrafi khususnya dulu di triplek. Berikutnya dipasang tali mengikuti pola agar format kaligrafi menonjol rapi. Setelah terpasang tali, barulah Tasdik merekatkan bulu ayam di pola yang sudah dijadikan. segala bulu ayam bisa diaplikasikan untuk membikin kaligrafi ini. Tetapi tasdik lebih memilih bulu ayam yang masuk musim kawin karena mempunyai warna yang lebih indah. Baru permulaan Tasdik untuk membikin kaligrafi bulu ayam ini karena memperhatikan limbah bulu ayam yang tak pernah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Memperhatikan kondisi tersebut, membikin tasdik mulai berpikir untuk memanfaatkannya.

Keahlian tasdik dalam membikin kaligrafi menjadikannya mencoba membikin kaligrafi dari bahan limbah bulu ayam. “Untuk kaligrafi bulu ayam ini tasdik memasarkannya mulai dari harga dua juta rupiah sampai puluhan juta rupiah tergantung kesusahan dan ukurannya,” ujar Tasdik. Dimulai dari kecintaannya terhadap kaligrafi serta ide kreatifnya sekarang Tasdik bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dari limbah bulu ayam. Malahan sekarang karya seninya sudah menembus pasar mancanegara.

2. Limbah Bulu Ayam Jadi Tepung
Penasaran dengan mesin yang bisa mengubah bulu ayam menjadi tepung?  Owner CV Lancar Jaya Enginering Miftakhul Ulum mengatakan, mesin yang diberi nama mesin tepung bulu ayam ini, pertama kalinya di Indonesia. Apabila biasanya bulu ayam banyak dibuang, namun dengan mesin ini, bulu ayam bisa dijadikan tepung dengan protein tinggi yang diperlukan untuk campuran pakan ikan dan pakan ternak. Dengan mesin ini, bulu ayam diperas airnya. Kemudian airnya dikukus dengan dicampur enzim, lalu di oven. Setelah itu baru dihancurkan jadi tepung.

“Untuk mesin dengan kapasitas satu ton, dalam satu hari bisa menghasilkan 2 ton tepung. Mesin ini dijual seharga Rp 300 juta per unit. Untuk kapasitas 2 kuintal, bisa menghasilkan 8 kuintal tepung dalam satu hari. Harganya Rp 100 juta per unit,” katanya, Senin (18/5/2015).

3. Limbah Bulu Ayam Diolah Jadi Plastik Ramah Lingkungan
Plastik berbahan baku yang susah terurai oleh alam dan cenderung merusak lingkungan dan ini sudah kongkrit terjadi di mana-mana. Selain itu, plastik juga bermasalah karena dua variasi paling banyak diaplikasikan saat ini, thermoplastik dan thermosetting, bahan bakunya sama-sama diperoleh dari minyak dan gas alam yang bukan sumber terbarukan. Berusaha mengatasi permasalahan dengan sumber energi yang ada, Yiqi Natural, spesialis biomaterial dan biofiber dari Institute of Agriculture & Selain Resources University of Nebraska-Lincoln, AS,  mengembangkan plastik berbahan baku bulu ayam.

Bulu ayam dinilai berpotensi untuk dimaksimalkan menjadi plastik karena mempunyai keratin, sejenis protein yang juga terdapat pada rambut manusia. Selain itu, bulu ayam potensial karena tingginya konsumsi ayam dunia, sampah bulu ayam malahan jadi permasalahan. Setelah tahunnya, milyaran kilogram bulu ayam (di Amerika Serikat saja) terbuang menjadi sampah tak berguna. Sifat bulu ayam mengungguli bahan lain seperti pati tumbuhan. Yiqi Natural memroses bulu ayam dengan methyl acrylate, bahan kimia yang ditemukan pada produk pewarna kuku.

Bahan kimia itu akan menolong polimerisasi, berperan dalam cara kerja pembentukan film plastik yang disebut “feather-g-poly (methyl acrylate)”. Setelah diproses, ternyata bahwa plastik yang dijadikan bulu ayam tak keok bermutu dibanding plastik yang ada selama ini. Sekian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *