Metode Rawat Ternak Ayam Arab Apabila Beberapa

Ayam Arab yaitu ayam variasi petelur yang memiliki kecakapan bertelurnya cukup tinggi. Produksi telornya dapat menempuh 190 sampai 250 butir per tahun dengan berat rata – rata 40 Gram. Ayam yang satu ini sedikit berbeda dengan ayam kampung umumnya sebab memiliki corak yang dominan burik hitam putih. Telor hanya itu ayam arab ini juga memiliki kelebihan lainya yaitu tak memiliki sifat mengeram. Ayam arab betina mulai bertelur pada umur 5 bulan dengan puncak produksi di atas umur 8 bulan. Ayam Arab mudah dikenali dari warna bulunya dari agen sabung ayam.

Ayam arab dapat dibedakan menjadi 2 variasi menurut variasi warna pada bulunya yaitu variasi silver (berwarna putih mengkilap atau orang menyebutnya perak) dan variasi gold (merah). Untuk variasi silver, bulu sepanjang leher berwarna putih mengkilap, bulu punggung putih berbintik hitam, bulu sayap hitam bergaris putih dan bulu ekor dominan hitam bercampur putih. Sedang jenggernya kecil dengan warna merah menyala dan mata hitam dengan dilingkari warna kuning. Bisa peternak yang telah berpengalaman memelihara ayam arab mengevaluasi bahwa telor ayam arab hasil persilangan terbukti lebih mirip dengan telor ayam kampung, seandainya dibandingi dengan telor arab autentik sabung ayam.

Telor arab autentik cenderung lebih putih, sementara seandainya disilangkan dengan ayam buras atau ayam ras petelur, warna telor dapat menjadi kecoklatan. Oleh sebab itu, peternak yang menjual telor konsumsi, lebih menyukai memelihara ayam arab hasil persilangan. Kita ketahui bahwa ayam arab selalin memiliki keunggulan juga memiliki kelemahan, dan Berikut ini kami akan menyajikan kekurangan dan kelemahan ayam tersebut. Keunggulan dan kelebihan ayam arab :

1. Warna kerabang telor bervariasi yaitu putih, kekuningan dan putih kecoklatan.
2. Harga induk tergolong tinggi (pullet menempuh harga Rp 40.000/ekor)
3. Harga DOC yang berfluktuasi, kadang lebih tinggi/rendah dibandingi ayam kampung biasa. Per 4. Agustus 2008 harga doc 3.500/ekor telah divaksin mareks.
5. Ayam betina tak memiliki sifat mengeram, sehingga masa bertelurnya panjang
6. Berat telor berkisar antara 35-42,5 gram
7. Konsumsi pakan (FCR) relatif kecil sebab termasuk variasi kecil
8. Muatan diciptakan untuk perbaikan genetika ayam buras
9. Kecuali seksualitas pejantan tinggi

Kelemahan Ayam Arab :
1. Sangkar badan afkir rendah yaitu sekitar 1 – 1,2 kg
2. Sifat mengeram hampir tak ada, sehingga butuh mesin tetas untuk menetaskan telornya atau memakai jasa ayam induk ayam kampung, enthok atau yang lainnya.
3. Wama kulit dan daging agak kehitaman sehingga harga jual masa remaja dan afkirnya relatif rendah

Nah itulah perihal kelemahan dan keunggulan ayam arab, dan tahukah anda perihal harga ayam tersebut? Berikut ini anda dapat Harga ayam arab yang bersumber dari peternak :
1. Doc ayam arab murni harga Rp 275.000/box (isi 100 ekor)
2. Ayam arab murni umur 2 bulan (betina seluruh) Rp 20.000/ekor3.yam arab murni umur 3 bulan (betina seluruh) Rp 30.000/ekor
3. Ayam arab murni umur 4 bulan (betina seluruh) Rp 40.000/ekor
4. telor konsumsi Rp 700/butir
5. telor bibit/tetas Rp 1.200/butir

Untuk melakukan budidaya ayam Arab, hal yang pertama harus dilaksanakan yaitu menyiapkan sangkar. Ada sebagian hal yang perlu diperhatikan dalam membuat sangkar untuk ayam Arab. Pertama, letak sangkar yang baik untuk membudidaya ayam Arab yaitu menghadap timur atau barat. Sebab ini bertujuan supaya ayam Arab mendapatkan pasokan cahaya matahari yang dinasihati dapat masuk ke sangkar dan mengangkat gas amoniak serta mematikan bakteri/virus yang berkembang di kotoran ayam.

Kecuali letak sangkar, buat sangkar dengan sistem sangkar baterai di mana sangkar ini terbuat dari bambu yang dibentuk memanjang yang terdiri dari sebagian kamar yang bersebelahan dan di dalam satu kamar diisi satu ekor ayam betina. Untuk alas sangkar, diciptakan dengan sedikit miring untuk memudahkan telor menggelinding ke daerah penampungan telor. Sangkar sebaiknya dibiarkan kosong untuk memudahkan ayam betina bertelur. Ukuran kamar tepat untuk satu ekor ayam betina yaitu panjang ke belakang sebesar 40 cm, lebar 20 cm, dan tinggi sangkar 40 cm.

Ukuran tersebut telah termasuk tepat untuk pemeliharaan ayam secara intensif, sebab seandainya sangkar terlalu besar maka ayam akan banyak bergerak sehingga tak maksimal dalam menciptakan telor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *